APBN Ribuan Triliun Ternyata Tidak Efektif Mengentaskan Kemiskinan
Last Updated on Thursday, 03 March 2011 05:17 Written by Radio SK FM Thursday, 03 March 2011 04:50
JAKARTA-- Anggota Komisi VIII DPR Herlini Amran menilai kenaikan alokasi anggaran pengentasan kemiskinan dalam APBN 2011 belum berdampak pada pengurangan angka kemiskinan karena dana tersebut tidak fokus dan dikelola banyak kementerian/lembaga.
"Meskipun jumlah alokasi anggaran mengalami kenaikan, namun itu belum berdampak pada pengurangan kemiskinan. Hal ini disebabkan APBN untuk kemiskinan belum dialokasikan secara efektif karena dikelola oleh 19 kementerian dan lembaga," ujar Herlini di Jakarta, Kamis.
Berdasarkan penilaian Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), katanya lagi, efektivitas anggaran negara dalam menurunkan angka kemiskinan pada 2005-2009 mengalami penurunan dibanding sebelumnya.
Tahun 2000 - 2004, setiap kenaikan satu persen anggaran mampu menurunkan tingkat kemiskinan sekitar 0,4 persen. Sedangkan pada 2005-2009 kemampuan fiskal tersebut hanya 0,06 persen.
"Saat itu, kenaikan anggaran untuk pengentasan kemiskinan naik hingga 394 persen pada kurun waktu 2000 - 2009 dari Rp18 triliun hingga Rp71 triliun. Sementara itu, tingkat kemiskinan berkurang dari 19,1 persen pada 2000 menjadi 14,2 persen pada 2009," katanya.REPUBLIKA.CO.ID

redaksi


